DATA 6 JUTA PASIEN DI SERVER KEMENKES DIDUGA BOCOR DAN DIJUAL

admin infopo

admin infopo

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Ponorogo, Sabtu (08/01/2022). Dugaan bocornya data 6 juta data pasien di server Kemenkes saat ini tengah ramai diperbincangkan warganet. Pasalnya, data yang bocor saat ini sudah di jual di internet dan dapat diakses oleh semua orang.

Merilis dari halaman Kompas.com, dugaan data pasien yang bocor sebanyak 6 juta. Angka diatas bukanlah angka yang kecil, mengingat pentingnya data yang ada di dalamnya. Penjual data mendapatkan data tersebut dari beberapa Rumah Sakit besar di Indonesia. Dengan isi yang lengkap serta disertai bukti foto, tentunya harga yang dipatok bisa bernilai tinggi.

Penjual merupakan anggota forum online Raid Forums dengan nama akun “Astarte”. Dalam deskripsi yang disertakan, penjual mengaku bahwa data enam juta pasien yang dijualnya itu berasal dari server terpusat Kemenkes RI.

Penjual merinci, data tersebut memuat tiga informasi utama dari rekam medis enam juta pasien di Indonesia. Misalnya, ada hasil pemeriksaan radiologi, termasuk foto dan identitas pasien, serta hasil CT Scan, tes Covid-19, hingga hasil rontgen (X-Ray) lengkap dengan nama pasien, asal rumah sakit, dan waktu pengambilan gambar.

Terkait kasus tersebut, jubir Vaksinasi Covid-19 sekaligus Direktur Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menluar Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi telah angkat bicara. Pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait kasus kebocoran data tersebut.

Dengan adanya kebocoran data dari server Kemenkes ini, banyak pihak sangat menyayangkanya. Kasus serupa telah terjadi berulang kali pada server di Pemerintah Pusat. Hal ini tentu sangat merugikan bagi semua pihak, teruatama pihak pasien.

Apabila data pasien bocor, bukan tidak mungkin rekam penyakit akan diketahui oleh semua orang. Dengan kata lain, hal itu tentu sangat menyakiti hati penderita. Bisa jadi dengan diketahuinya penyakit pasien oleh banyak orang, hal itu akan membuatnya dijauhi oleh lingkungan. Yang lebih merugikan lagi, apabila pihak pasien sampai dipecat dari pekerjaan karena penyakitnya dianggap membahayakan.

ANDA MUNGKIN JUGA SUKA

populer

– Advertisement –

ponorogo

Komentar

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments