SEBANYAK 1.919 JANDA BARU PONOROGO TAHUN 2021

admin infopo

admin infopo

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Ponorogo, Jumat (14/01/2022). Kabupaten mendapatkan kenaikan angka yang cukup signifikan, bukan tentang angka pendapatan, akan tetapi angka janda. Sebanyak 1.919 menjadi janda baru di Kabupaten Ponorogo.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 200 jiwa dari tahun 2020 yaitu sebanyak 1.769 jiwa. Menurut Humas Pengadilan Agama Ponorogo, Sukahata Wakana, banyaknya kasus perceraian karena faktor Pelakor (perebut lelaki orang) atau perselingkuhan.

Faktor lain yang menjadi penyebab banyaknya peceraian di Ponorogo yaitu faktor ekonomi. Mulai dari masalah nafkah lahir yang tidak bisa dipenuhi oleh sang suami  dan hubungan yang terjadi jarak jauh.

Hubungan jarak jauh menjadi salah satu penyumbang jumlah janda di Ponorogo yang  meningkat. Pasalnya, cukup banyak warga Ponorogo yang mencari nafkah di negeri dengan menjadi pekerjaan migran Indonesia (PMI). Dengan urutan jumlah terbanyak yaitu, Taiwan, Honkong dan Korea Selatan.

Menilik komentar dari beberapa warganet pada akun Instagram @infoponorogo tentang banyaknya jumlah janda di tahun 2022. Beberapa komentar seperti dibawah ini:

Komentar dari akun @crishna_adi, “ora kaget, rondo 22 tahun yowis pating tlecek. Sesasi 160 kasus, sehari 5-6 kasus. Nek butuhe mung biologis, sarkem sek bukak. Ngono ngakon ndang rabi.”

Berikutnya dari akun @ruli_pgmi, “semua terjadi karena takdir. Cerai karena usia jodohnya hanya sebatas itu, kalau dicari perkaranya ya banyak perkara, tapi ujung-ujungnya ya kembali lagi memang takdir. Jodohnya hanya sebatas itu. Sesimpel itu.”

Kemudian dari akun @cahyonoherieko86, “akeh layangan pedot.”

Hubungan pernikahan memang sesimpel yang dibayangkan. Banyak faktor yang dapat menjadi perselisihan. Oleh karena itu siapkan diri dan pasangan sebelum membangun rumah tangga.

ANDA MUNGKIN JUGA SUKA

populer

– Advertisement –

ponorogo

Komentar

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments